NHW#2 Indikator Profesionalisme Perempuan

Materi kedua di MIP#3 ini adalah tentang Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga. Menjadi seorang Ibu Profesional artinya menjadi seorang perempuan yang bangga akan profesinya sebagai pendidik utama anak-anaknya serta senantiasa memantaskan diri dengan berbagai ilmu. Tentunya ilmu untuk menjadi seorang ibu profesional pastilah tidak mudah. Membutuhkan waktu sepanjang hayat dan kerja keras serta ikhlas. Di IIP ilmu-ilmu tersebut dirangkum dalam 4 level:

  1. Bunda Sayang, yang akan kita ikuti setelah lulus kelas matrikulasi ini. Di kelas ini, akan diajarkan ilmu-ilmu untuk meningkatkan kualitas ibu dalam mendidik anak-anaknya sehingga bisa menjadi guru utama dan pertama bagi anak-anaknya.
  2. Bunda Cekatan. Di level ini lebih akan diajarkan bagaimana meningkatkan kualitas diri dalam hal mengelola rumah tangga dan keluarganya, seperti mengelola keuangan, kesehatan, dll.
  3. Bunda Produktif. Level selanjutnya ini para ibu akan belajar untuk bisa menemukan misi spesifik dalam hidupnya dan menjadi seorang ibu yang produktif tanpa harus meninggalkan anak dan keluarganya.
  4. Bunda Saleha. Level tertinggi di IIP ini akan mengajarkan ibu-ibu agar bisa menjadi agen perubahan di masyarakat, sehingga bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk sekitarnya.

Membayangkannya saja sudah membuat excited. Tak sabar rasanya untuk bisa belajar semua ilmu-ilmu tersebut. Tapi seperti yang Ibu Septi bilang, pelajarannya harus diikuti pelan-pelan dari awal, jangan loncat-loncat karena dikhawatirkan bisa ada ketimpangan nantinya.

Ok..mari kita jalani satu-satu..slowly but sure. NHW#2 kali ini kita diminta untuk membat daftar checklist indikator seorang perempuan dapat dikatakan profesional. Indikator-indikator ini dibuat dari 3 sudut pandang, pertama sebagai seorang individu, seorang istri, dan seorang ibu.

Hmm..berarti dalam pembuatan NHW#2 kali ini aku harus konsultasi dulu dengan suami, pikirku. Walaupun sebetulnya aku tidak berharap banyak akan diberi jawaban oleh pak suami,  mengingat sifatnya yang memang tidak pernah menuntut. Begitu ditanya beliau maunya aku seperti apa/harus ngapain supaya beliau bahagia, eh..malah ngasih jawaban yg unpredictable..hehe. Walhasil harus muter otak lagi, berkreasi sendiri menentukan indikatornya. Untuk indikator sebagai ibu, berhubung anakku masih 17 bulan yang belum bisa ditanya, ya akhirnya mengarang lagi..hehe.

Berikut indikator2 yang baru kepikiran olehku, mungkin ke depannya akan ditambah kalau ada ide lagi, tapi yang jelas harus selalu dievaluasi. Yosh!!

No Indikator Frekuensi
Sebagai Individu
1 Membaca buku seputar rumah tangga/parenting/kesehatan 1 buku per bulan
2 Mengurangi frekuensi nonton film Maksimal 2 jam seminggu
3 Makan bergizi tepat waktu 3 kali sehari
4 Shalat Dhuha Min.3 x seminggu
5 Mengurangi buka aplikasi facebook Max. 15 menit perhari
Sebagai Istri
1 Menyiapkan kopi&sarapan di pagi hari Min. 3x seminggu (setelah suami pulang ke Indo)
2 Tidak memegang HP saat “together time” bersama suami Setiap hari

(setelah suami pulang ke Indo)

3 Mengobrol via WA Setiap hari
4 Mengobrol via telepon Min. 3x seminggu
5 Memijat suami ketika kelelahan Min.1x seminggu (setelah suami pulang ke Indo)
6 Mengobrol santai berdua Setiap hari min.30 menit (setelah suami pulang ke Indo)
7 Mendoakan suami dalam setiap sholat Setiap hari
Sebagai Ibu
1 Menyiapkan makanan dan cemilan bergizi Setiap hari
2 Bermain bersama anak Setiap hari minimal 1 jam
3 Membacakan cerita sebelum tidur Min 3x seminggu
4 Meminimalisir penggunaan gadget pada anak Max 30 menit tiap hari
5 Menyiapkan permainan2 baru untuk anak Min. 1 kali seminggu
6 Mengajak anak jalan-jalan/tamasya Min. 1 kali sebulan
7 Mendoakan anak dalam setiap sholat Setiap hari
8 Membiasakan kata2 ajaib pada anak (maaf/terima kasih/tolong) Setiap hari
9 Melatih anak untuk bisa makan sendiri Setiap hari
10 Membisikkan kata2 baik pada anak saat akan/sudah tidur Setiap hari
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s