I will miss u…

Pagi-pagi buta, sekitar jam setengah4, tepat hari ini, aku terbangun oleh bunyi HP-ku. Ternyata ada SMS. Dengan mata yang masih 3 watt, kubacalah SMS itu…Oh, ternyata ayahku…

Dalam sekejap, mataku yang tadinya masih 3 watt,  langsung terbelalak setelah melihat isi pesan itu. Isinya : “Ka, mamih meninggal tadi jam 12 malem. sekarang bapak lagi ada di tasik.”

Singkat…tapi dalam. Sampai sekarang aku masih belum bisa percaya nenekku sudah meninggal. Tak kudengar berita sakitnya beliau belakangan ini. Memang, tahun lalu beliau memang sempat dirawat, tapi kondisinya sudah membaik belakangan ini. Dan tiba-tiba mendengar kabar bahwa beliau sudah tiada…

Kapan ya..terakhir kali aku bertemu dengannya?seingatku sudah cukup lama, bahkan lebaran kemarin aku dan keluargaku tidak mengunjungi beliau.

Mamih,,begitu kami semua_anak-anak dan cucu-cucunya_memanggilnya. Sekalipun sudah sangat tua, beliau masih ingat pada setiap cucunya. Memang, tak banyak kenangan khusus antara aku dan beliau. Tapi, yang paling berkesan buatku adalah sikap perhatian beliau kepada kami setiap kami berkunjung ke Tasik. Setiap tahun, ketika beliau masih sehat, beliau selalu menyiapkan segala sesuatu dalam menyambut kedatangan kami. Makum, keluargaku memang satu-satunya yang berada di luar kota. Dari mulai kamarnya sendiri yang terkadang dikorbankannya untuk kami. Dan seingatku, ketika kami datang, pasti sudah tersedia satu meja penuh kue-kue yang disimpan di kamar kami, dan boleh kapan saja diambil. Dan ketika kami pulang, beliau pasti akan memaksa kami untuk membawa pulang semua kue-kue yang masih ada, bahkan biasanya ditambah lagi dengan yang baru. Bodohnya aku, ketika aku masih kecil, aku masih suka mengeluh bahwa air yang disediakan selalu saja hangat, padahal aku sangat tidak suka. Alhasil, beliau selalu berusaha mencarikan air dingin untuk kuminum. Bodoh!!

Penyesalan memang selau datang di akhir. Ketika sadar bahwa aku hanya bisa merepotkan beliau, aku malu sekali. Lalu apa yang harus kulakukan jika sudah terlambat seperti ni..?

Kini…aku pasti akan merindukan semua itu. Perhatiannya, kata-kata lembutnya, sifat penyayangnya, semuanya…

Aku masih belum bisa percaya kalau aku tidak akan pernah bisa melihatnya legi…sekalipun kami memang tidak begitu dekat, aku tetap saja merasa kehilangan…seperti ada bagian dari diri kita yang tercabut

Mamih,,nenekku tercinta…I will miss u…

Advertisements

One thought on “I will miss u…

  1. sabar ya sayang..

    yang bisa kita lakukan sekarang adalah berdoa dan membicarakan kebaikan2nya.

    menceritakan kisah orang yang kita sayangi dan telah pergi pada orang lain artinya kita mengenangnya dan membuatnya hidup karena menjadi inspirasi bagi orang lain..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s